Jaringan dibagi dalam 2 kategori :
- Hubungan point to point
- Hubungan broadcast
Broadcast channel sering disebut :
- Multi access
- Random Access Channels
MAC : sangat penting bagi LAN
LAN : basis komunikasi LAN umumnya multi access channel
LAN
Karakteristik LAN :
1. Garis tengah tidak lebih dari beberapa km
2. Total data rate beberapa Mb/sekon
3. Dipunyai oleh suatu organisasi
MAN : antara WAN dan MAN (Metropolitan Area Network)
- Meliputi seluruh daerah/kota
- Menggunakan teknologi LAN
- Menggunakan kabel TV (CATV) sebagai medium
LAN menarik karena :
- Menghubungkan beberapa komputer lokal
- Dapat dikembangkan secara incremental
- Harga dan performance memadai
- Reliable (error rate 1000 X lebih rendah dari WAN)
- Protokol lebih sederhana dan efisien
PROTOKOL ALOHA
Murni (pure)
Berslot (slotted)
ALOHA murni
Ide dasar :
membiarkan pengguna untuk melakukan transmisi kapan saja bila memiliki data
pengirim akan mengetahui frame yang dikirimkan rusak atau tidak setelah 270 mdetik
No Sense system
Menggunakan sistem contention (persaingan)
Rata-rata frame terkirim per satuan waktu:
S = G e-2G
Jumlah waktu yang diperlukan untuk mentransmisikan frame standard denganpanjang yang tetap = Yaitu
panjang frame dibagi bit rate
Bila S > 1 :
Pengguna menghasilkan frame pada kecepatan yang lebih tinggi dari yang dapat ditangani saluran
Akibatnya
- hampir seluruh frame mengalami tabrakan
- Besar throughput yang layak :O < S < 1
G pada umumnya S
- Pada beban rendah : no collision = G S
Pada beban tinggi = G > S
- ALOHA Berslot (Slotted Aloha)
PROTOKOL LAN
Pada LAN, stasiun melakukan deteksi terhadap Carrier ( transmisi) disebut carrier sense protocol
Presistent dan Non presistent CSMA (Carrier Sense Multiple Access)
1. Presistent CSMA :
- Bila stasiun mempunyai data untuk dikirim akan dilakukan pendeteksian saluran
- Bila saluran sibuk stasiun menunggu
- Bila saluran kosong mengirim frame
- Bila terjadi tabrakan stasiun menunggu beberapa waktu untuk berusaha mengirim kembali
Disebut 1 presistent karena probability of transmit = 1, yaitu bila saluran kosong
Presistent : selalu mendeteksi adanya saluran sampai saluran benar-benar kosong
Kemungkinan terjadinya tabrakan
Stasiun mendeteksi saluran kosong padahal mungkin paket yang baru dikirimstasiun lain belum
sampai. Hal ini terjadi karena delay propagasi
Dua stasiun bersama-sama menunggu saluran yang baru dipakai stasiun lain, begitu selesai keduaduanya.
Standarisasi IEEE 802.11f
Standar
802.11f adalah rekomendasi untuk jalur akses vendor produk yang memungkinkan
untuk menjadi lebih kompatibel. Ia menggunakan Inter-Access Point Protocol
Roaming, yang memungkinkan pengguna roaming transparan akses beralih dari satu
titik ke titik lain sambil bergerak, tidak peduli apa merek jalur akses yang
digunakan pada infrastruktur jaringan. Kemampuan ini juga hanya disebut
roaming.